Form Wing Chun

Dalam Wing Chun Ip Man dikenal 3 form tangan kosong : Siu Lim Tao, Chum Kiu, Biu Gee, gerakannya simple, sederhana dan mudah ditiru oleh siapa saja (orang awam).

1. Siu Lim Tao

Apa sih sebenanya yang dilatih dan didapat dari Siu Lim Tao? Pertanyaan ini sering muncul dalam benak praktisi wing chun di dunia.

Siu Lim Tao dalam wing chun Ip Man merupakan form dasar yang menjadi fondasi penting untuk melatih form lainnya (dalam wing chun Ip Man dikenal 3 form tangan kosong; Siu Lim Tao, Chum Kiu, Biu Gee), gerakannya simpel, sederhana dan mudah ditiru oleh siapa saja (orang awam). Karena mudahnya gerakan siu lim tao, banyak orang yang merasa sudah bisa wing chun dan terlalu menganggap sederhana Siu Lim Tao.

Secara garis besar Siu Lim Tao dibagi atas 2 bagian, yaitu :

Bagian Pertama :

  • Untuk melatih rileks, baik rileks pada kuda-kuda, maupun bagian tubuh lainnya.
  • Melatih pernapasan perut yang dilakukan secara alami dan dipusatkan di Dan Tian.
  • Melatih siku dan meningkatkan energi siku.
  • Melatih center line.

Bagian Kedua :

  • Bagaimana rileks dan energi siku yang telah dilatih dapat digunakan.
  • Melatih fa-jin dan pernapasan diafragma.

Dari sebagian penjelasan di atas, dapat kita katakan bahwa Siu Lim Tao adalah ‘Mudah tapi Sulit’, dan kita bisa bertanya pada diri kita, apakah Wing Chun Ip Man yang kita latih sudah benar atau hanya gerakan kosong belaka?

2. Chum Kiu

Setelah memahami dan menguasai Siu Lim Tao secara benar, maka form berikutnya yang harus kita pelajari adalah Chum Kiu. Chum Kiu sama halnya dengan Siu Lim Tao, pasti akan timbul pertanyaan yang sama, yaitu apa yang dipelajari dan didapat dari Chum Kiu?

Form Chum Kiu bersifat lebih dinamis, karena lebih mengutamakan Yeu Ma dan Biu Ma, hal ini akan menghasilkan power yang sangat besar. Bila kita simpulkan maka yang kita pelajari dari Chum Kiu adalah :

  • Yeu Ma
  • Biu Ma
  • Tendangan
  • Fa Jin
  • Pernafasan diafragma

Adapun hal terpenting yang kita dapat dari Chum Kiu adalah harmonisasi dari kaki, pinggang, siku, rileks dan pernafasan yang akan menghasilkan Fa Jin yang sangat besar, bulat (utuh) dan pendek.

3. Biu Gee

Form Biu Gee merupakan form ketiga dari wing chun Ip Man, dan dalam tradisi wing chun Ip Man untuk bisa mendapatkannya harus melalui dua proses, pertama harus menguasai dua form sebelumnya (Siu Lim Tao dan Chum Kiu), kemudian yang kedua dan tidak kalah penting adalah seorang murid harus melalui proses Bai Shi (dapat dilihat di link ini: Bai Shi). Karena itu tidak mungkin seorang murid mendapatkan form Biu Gee jika tidak melalui kedua proses tersebut.

4. Muk Yan Jong

Setelah kita mempelajari dan mendalami form tangan kosong (Siu Lim Tao, Chum Kiu, Biu Gee), materi selanjutnya adalah Mok Yan Jong (Boneka Kayu).

Dalam wing chun Ip Man, Mok Yan Jong merupakan aplikasi dari tiga form tangan kosong yang telah kita selesaikan, oleh sebab itu apabila kita tidak menguasai seluruhnya maka tidak mungkin akan diberikan materi Mok Yan Jong.

Dalam mempelajari Mok Yan Jong hal pertama yang harus kita perhatikan adalah Mok Yan Jong itu sendiri, kenapa? Karena wing chun yang kita pelajari adalah wing chun Ip Man maka mok yan jong harus sama dengan yang dipakai GGM Ip Man, baik bentuk, ukuran, struktur dan bahan kayu yang digunakan harus benar. Sebab, apabila salah maka Mok Yan Jong tidak dapat digunakan.

Untuk membuat Mok Yan Jong yang benar, mau tidak mau kita harus melihat langsung Mok Yan Jong asli yang berada di Ip Man Tong, VTAA atau Mok Yan Jong yang digunakan oleh murid-murid GGM Ip Man.

Tahap selanjutnya adalah belajar mengunakan Mok Yan Jong tersebut, seperti yang telah disebutkan di atas bahwa Mok Yan Jong merupakan aplikasi dari tiga form wing chun, maka semua jurus ataupun teknik yang digunakan pada Mok Yan Jong merupakan bagian-bagian dari tiga form yang disatukan menjadi satu kesatuan jurus Mok Yan Jong yang sangat dinamis, mulai dari bentuk kuda-kuda, gerakan tangan dan gerakan badan harus menyatu dalam satu kesatuan yang harmonis.